Senin, 23 Januari 2012

Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data adalah pencatatan peristiwa-peristiwa atau hal-hal atau keterangan-keterangan atau karakteristik-karakteristik, sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan menunjang atau mendukung penelitian (Hasan Iqbal, 2002: 83).

Berdasarkan caranya, dikenal beberapa cara pengumpulan data, sebagai berikut.
  1. Angket (Kuesioner)
  2. Wawancara
  3. Observasi
  4. Studi Dokumentasi
  5. Analisis Isi

ANGKET (KUESIONER)

Angket adalah teknik pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden.

WAWANCARA

Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung oleh pewawancara kepada responden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam.

OBSERVASI

Observasi adalah pemilihan, pengubahan, pencatatan dan pengodean serangkaian perilaku dan suasana yang berkenaan dengan organisme in situ, sesuai dengan tujuan-tujuan empiris.

STUDI DOKUMENTASI

Studi dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan pada subyek penelitian, namun melalui dokumen. Dokumen yang digunakan dapat berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus dalam pekerjaan sosial dan dokumen lainnya.

ANALISIS ISI

Analisis ini adalah studi tentang arti verbal. Analisis ini digunakan untuk memperoleh keterangan dari isi yang disampaikan dalam bentuk lambang. Analisis isi dapat digunakan untuk menganalisis semua bentuk, seperti surat kabar, buku, puisi, lagu, cerita rakyat, lukisan, pidato, peraturan, undang-undang, musik, teater.

Macam-macam teknik pengumpulan data di atas dirujuk dari buku karangan Ir. M. Iqbal Hasan, M.M. dengan judul Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya.

Sumber:
Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia: Jakarta

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar